0878-7793-7939
+62 21 458 50810 || +62 21 458 76951
talentaonstore@talenta.co.id
Login | Register

Tipe LEM ANGKUR (ANCHOR GROUT) & Cara Pengunaannya

Lem angkur atau anchor grout berfungsi untuk merekatkan / mengikat angkur ke beton untuk berbagai keperluan. Ada dua tipe lem angkur, struktural dan non-struktural.

Lem angkur struktural digunakan untuk pemasangan rebar dan besi ulir, merekatkan struktur baja, dynabolt, dll. (Sika AnchorFix2, MasterFlow 920 ANS, MapeFix EP 470). Kuat tekan (compressive strength) untuk lem angkur struktural adalah 68 N/ mm2 dan elastisitas (tensile strength in flexure) untuk lem angkur non-struktural adalah 24 N/ mm2.

Sedangkan, lem angkur non-struktural digunakan untuk merekatkan railing tangga, pemasangan batu alam, tiang kanopi, dll. (Sika AnchorFix1 & MapeFix VE SF). Kuat tekan (compressive strength) untuk lem angkur non-struktural adalah 60 N/ mm2 dan elastisitas (tensile strength in flexure) untuk lem angkur non-struktural adalah 28 N/ mm2.

Cara penggunaan lem angkur sangat sederhana. Bor lubang sesuai kebutuhan. Diameter lubang harus sesuai dengan ukuran angkur. setelah itu lubang harus dibersihkan dengan sikat dan tiup dengan pompa atau kompresor. Keluarkan lem angkur hingga didapat warna yang homogen, kemudian suntikkan ke dalam lubang dimulai dari bagian dasar. Masukan besi angkur dengan cara diputar kedalam lubang yang sudah terisi lem angkur, lalu ratakan. Sewaktu menunggu kering, besi angkur jangan sampai bergerak.

Lem angkur struktural dan non-struktural tersedia di online store, tokopedia (PT.Talenta DKK), dan kantor kami yang berlokasi di Rukan Artha Gading Niaga blok i no 8-10, Kelapa Gading, Jakarta Utara.